Selasa, 22 Maret 2011

DIGITAL AUDIO

AUGUST GRANT & JENNIFER H CHAPTER 15

DIGITAL AUDIO

Pada chapter 15 di dalam buku communication technology update and fundamental karya August Grant membahas tentang digital audio.

Perusahaan rekaman melanjutkan transisi mereka menjadi bisnis digital pada tahun 2008. Penjualan music melalui jalur online dan mobile telah meningkat dari nol sampai sekitar $2.9 miliar- 15% dari penjualan industry sejak tahun 2003. Pembuatan music digital lebih maju daripada sector hiburan kecuali games. Penjualan hardware audio terus meningkat pada tahun 2006 dan 2007 walau awalnya penjualan lamban di awal tahun 2006 dan 2007 tersebut.

Musik Digital adalah harmonisasi bunyi yang dibuat melalui perekaman konvensional maupun suara sintetis yang disimpan dalam media berbasis teknologi komputer. Format digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas

Musik digital merupakan inovasi baru dalam bidang musik. Dengan format MP3, OOG, atau WAV musik digital mulai mengeluarkan gaungnya. Banyaknya pemutar musik digital yang mendukung format ini membuat era baru musik digital. Misalnya kalau sebelumnya, musik di-ripped- istilah untuk ekstraksi audio digital – dan terperangkap di PC dan Mac dengan aplikasi semacam iTunes. Kini dengan hadirnya iPod sebagai peranti musik portable canggih yang pernah diciptakan, terjadi perpaduan kenyamanan web dengan portabilitas dan fungsi sebagai sebuah platform yang benar-benar universal. Hal lain yang mendukung transformasi media sang musik adalah tindakan label-label besar yang meninggalkan sistem proteksi musik digital atau digital right management (DRM). Sampai tahun 2007 lalu, label-label besar masih tidak yakin penghapusan DRM akan mendongkrak penjualan album karena tanpa hal tersebut musik digital dengan bebas didisribusikan di antara konsumen yang berarti tak ada pemasukan untuk label.

Musik Digital menggunakan sinyal digital dalam proses reproduksi suaranya. Sebagai proses digitalisasi terhadap format rekaman musik analog, lagu atau musik digital mempunyai beraneka ragam format yang bergantung pada teknologi yang digunakan, yaitu :

  • MP3

MP3 (MPEG, Audio Layer 3) menjadi format paling populer dalam musik digital. Hal ini dikarenakan ukuran filenya yang kecil dengan kualitas yang tidak kalah dengan CD audio. Format ini dikembangkan dan dipatenkan oleh Fraunhofer Institute. Dengan bitrate 128 kbps, file MP3 sudah berkualitas baik. Namun MP3 Pro-format penerus MP3-menawarkan kualitas yang sama dengan bitrate setengah dari MP3. MP3 Pro kompatibel dengan MP3. Pemutar MP3 dapat memainkan file MP3 Pro-namun kualitas suaranya tidak sebagus peranti yang mendukung MP3 Pro.

  • WAV

WAV merupakan standar suara de-facto di Windows. Awalnya hasil ripping dari CD direkam dalam format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun sekarang tahap ini sering dilewati karena file dalam format ini biasanya tidak dikompresi dan karenanya berukuran besar.

  • AAC

AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding. Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz-dua kali MP3. Format ini digunakan Apple pada toko musik online-nya, iTunes. Kualitas musik dalam format ini cukup baik bahkan pada bitrate rendah. iPod, pemutar musik digital portabel dari Apple, adalah peranti terkemuka yang mendukung format ini.

  • WMA

Format yang ditawarkan Microsoft, Windows Media Audio (WMA) ini disukai para vendor musik online karena dukungannya terhadap Digital Rights Management (DRM). DRM adalah fitur untuk mencegah pembajakan musik, hal yang sangat ditakuti oleh studio musik saat ini. Kelebihan WMA lainnya adalah kualitas musik yang lebih baik daripada MP3 maupun AAC. Format ini cukup populer dan didukung oleh peranti lunak dan peranti keras terbaru pada umumnya.

  • Ogg Vorbis

Ogg Vorbis merupakan satu-satunya format file yang terbuka dan gratis. Format lain yang disebutkan di atas umumnya dipatenkan dan pengembang peranti lunak atau pembuat peranti keras harus membayar lisensi untuk produk yang dapat memainkan file dengan format terkait.

Dari segi kualitas, kelebihan Ogg Vorbis adalah kualitas yang tinggi pada bitrate rendah dibandingkan format lain. Peranti lunak populer, Winamp dan pelopor pemutar MP3 portabel Rio sudah mendukung format ini dalam model terbarunya. Walaupun demikian dukungan peranti keras terhadap format ini masih jarang.

  • Real Audio

Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan dalam layanan streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas RealAudio menggunakan standar AAC MPEG-4.

  • MIDI

Format audio satu ini lebih cocok untuk suara yang dihasilkan oleh synthesizer atau peranti elektronik lainnya, tetapi tidak cocok untuk hasil konversi dari suara analog karena tidak terlalu akurat. File dengan format ini berukuran kecil dan sering digunakan dalam ponsel sebagai ringtone.

Menurut saya, perkembangan music digital ini tentunya sangat memberikan efek praktis dan efisien kepada masyarakat. Kalau jaman dahulu kita masih menggunakan walkman dan membeli kaset untuk menikmati music. Namun sekarang telah digantikan dengan teknologi MP3, MP4 danIpod. Bahkan dengan adanya music digital ini, kemudahan semakin dirasakan oleh masyarakat. Hanya dengan mendownload di sebuah situs internet yang menyediakan akses music digital seperti 4shared.com, kita sudah bisa menikmati musik-musik yang kita inginkan. Pilihan genre dan lagunya sangat beragam disediakan. Namun tetap ada kekurangan dari music digital ini yaitu lagi-lagi masalah pem,bajakan, manusia semakin “kreatif” dalam hal pembajakan ataupun kecurangan lainnya. Perusahaan label music dirugikan karena masyarakat tentunya lebih memilih mendownload daripada untuk membeli CD asli ke toko musik. Dan tentunya, penyebaran musik digital di Internet tidak bisa sepenuhnya dikontrol oleh label sehingga sangat jelas memengaruhi pemasukan untuk label.

Daftar pustaka :

August Grant & Jennifer Meadous. 2008. Communication Technology update and fundamental. 11th editon. Boston. Focal Press.

http://id.wikipedia.org/wiki/Audio_digital


PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

Winndari Indri L / 1301065824 / 04 PLO

COMPUTER TECHNOLOGY : LEGAL ISSUES, Y2K, And ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Pada chapter 4 di dalam buku The New Communication Technology karya Michael AM & Barbara L, membahas masalah-masalah hukum, Y2k, Intelijen buatan dari teknologi computer.

Sebuah tantangan yang dihadapi industry computer adalah pembajakan software dan distribusi illegal software. Pembajakan software dan distribusi illegal software menjadi sebuah masalah yang tidak akan pernah tuntas. Pembajakan software komputer adalah kegiatan penduplikasian atau penyalinan oleh pihak yang tidak berwenang yang terjadi di seluruh dunia, yang rnerugikan pembuat software dan tidak berkembangnya industri software komputer di negara yang memiliki tingkat pembajakan software yang tinggi. Software termasuk information goods yang mempunyai karakteristik hasil reproduksi antara yang asli dengan salinannya akan persis sama dan struktur biaya tetap tinggi namun biaya reproduksinya sangat marjinal dapat menjelaskan mengapa pembajakan software dengan mudah dapat dilakukan. Software merupakan produk intelektual dilindungi oleh hukum hak cipta, dan WTO (World Trade Organization) mengharuskan setiap anggotanya untuk meratifikasi TRIPS (trade in intellectual property and counterfeting product) sebagai syarat untuk melakukan perdagangan intemasional produk intelektual.

Pembajakan merupakan situasi yang sulit dan kompleks serta menunjukkan dilemma dari era informasi. Kasus pembajakan software ini semakin meluas dan menyebar bertambah parah dimana-mana. Karena sekarang ini, PC di kantor dan rumah pun sebagian besar menggunakan software bajakan. Sangat jarang yang menggunakan software asli. Pemerintah dan pelindung hak cipta harus memutar otak bagaimana untuk menghentikan permasalahan pembajakan software yang sudah menjamur ini. Di dalam chapter ini, disebutkan pemerintah Amerika Serikat mempunyai upaya untuk menegakkan anti pembajakan software yaitu dengan memperkuat penegakan hukum kekayaan intelektual. Pendidikan merupakan salah satu cara. Kekayaan intelektual tidak dapat dipandang sebagai sebuah arloji emas, uang, atau benda nyata lainnya.

Namun menurut saya jika penerapan penegakan hukum kekayaan intelektual diperkuat di Indonesia sangatlah sulit. Masyarakat masih banyak yang belum sadar akan masalah pembajakan software dan distribusi illegal software ini. Pembajakan software di Indonesia memang marak terjadi, disadari atau tidak, begitu mudah kita mendapatkan software-software bajakan dengan harga terjangkau di toko-toko penjual software komputer, bahkan di pedagang-pedagang kaki lima. Kemajuan di bidang teknologi dirasakan turut mempermudah terjadinya pembajakan software.

Berdasarkan laporan studi yang diterbitkan oleh International Planning and Research Corporation untuk Business Software Alliance (BSA) dan Software & Information Industry Association (SIIA), dapat diketahui bahwa praktek pembajakan software di seluruh dunia sangatlah tinggi. Dalam laporannya tahun 2001, tercatat Indonesia dinyatakan sebagai negara pembajak software tertinggi urutan ke-3, di bawah Vietnam dan China. Tingkat pembajakan software ini sebanyak 90 % diserap oleh segmen konsumen untuk Personal Computer (PC) di rumah, sedangkan untuk segmen perusahaan hanya mencapai 10 %. Pelanggaran hak cipta atas software ini di Indonesia dilakukan baik oleh dealer maupun pengguna akhir, baik individu maupun korporat.

Ada banyak faktor-faktor yang mendukung terjadinya pembajakan software. Software adalah produk digital yang dengan mudah dapat digandakan tanpa mengurangi kualitas produknya, sehingga produk hasil bajakan akan berfungsi sama seperti software yang asli. Selain itu, tidak disangkal lagi, satu hal yang mendukung maraknya pembajakan atas software adalah mahalnya harga lisensi software yang asli. Untuk perbandingan, harga lisensi Windows 98 adalah 200 dolar AS, sedangkan software bajakan dapat kita beli hanya dengan harga Rp. 10.000 saja. Andaikata di sebuah kantor mempunyai 20 buah komputer yang menggunakan windows 98, maka biaya yang harus dikeluarkan sebesar 4000 dolar AS atau senilai hampir 40 juta rupiah. Itu hanya untuk sistem operasinya saja, belum termasuk program-program aplikasi lainnya.

Meskipun Indonesia telah mempunyai perangkat hukum di bidang Hak Cipta, akan tetapi rasanya penegakan hukum atas pembajakan software ini masih dirasakan sulit dicapai, dan sepertinya pembajakan software di Indonesia akan tetap terjadi, dan permasalahan ini tidak akan pernah dapat dituntaskan.

Artificial Intelligence (Intelijen buatan) terdiri dari beberapa elemen, yaitu:

- Natural language processing (pengolahan bahasa alami). Pengolahan bahasa alami dapat menyederhanakan komunikasi antara manusia dan computer. Computer mampu memahami para pengguna. Untuk program database, query untuk informasi dapat diutarakan dalam kalimat biasa.

- Speech Recognition (pidato pengakuan). Pengenalan pembicaraan, subset pengolahan bahasa alami memungkinkan sebuah computer mengenali suara manusia atau kata-kata. Pengguna secara lisan menginstruksikan computer untuk melakukan suatu operasi bukan memasukkan instruksi dengan keyboard. Sistem ini awalnya akan mendigitalkan suara para pengguna dan kemudian harus mengenali berbagai kata sebelum instruksi yang dilakukan.

- Expert system (sistem pakar). Sistem pakar adalah penasehat berbasis computer. Ini adalah program computer yang dapat membantu dalam bidang kesehatan/medis, industri dan bidang lainnya.

- Computer vision (computer visi). Computer vision dapat digambarkan sebagai bidang dimana sebuah gambar diproduksi oleh kamera, digitalkan dan di analisa oleh computer. Computer mengolah atau memproses data-data masukan seperti data berupa foto,video,dll secara jelas dan sesuai keinginan para penggunanya.

Daftar pustaka :

Michael M.A & Barbara L. 2004. The New Communication Technology: Applications policy, and Impact 5th edition. Oxford. Focal press

http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbpp-gdl-s2-2003-diditdamur-1746

http://www.lkht.net/index.php?option=com_content&view=article&id=77:penegakan-hukum-atas-pembajakan-software-komputer&catid=1:hki-telematika&Itemid=37

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Winndari Indri L / 1301065824 / 04 PLO

Rabu, 09 Maret 2011

KOMUNIKASI DI ERA MODERN

KOMUNIKASI DI ERA MODERN

Tahun lalu, seorang penulis memprediksikan bahwa kita akan menggunakan videophone dan satelit akan menciptakan menciptakan jaringan komunikasi di seluruh dunia. Kemudian kita akan menonton televisi 3-D dan menggunakan computer. Walaupun semua prediksi belum sepenuhnya terwujud, satelit canggih cincin dunia dan computer telah mengubah cara kita bekerja untuk selamanya.

Kita jelas hidup dalam revolusi, teknologi komunikasi dan aplikasi baru yang sudah ada membentuk industry komunikasi masyarakat. Contohnya, generasi terbaru dari computer dapat menghasilkan presentasi multimedia yang canggih. Namun perlu di ingat, walaupun ini adalah revolusi, beberapa perubahan adalah sebenarnya evolusi. Jadi, revolusi komunikasi sebenarnya bisa dilihat sebagai campuran revolusi dan evolusi – masuknya produk baru dan peningkatan produk yang lebih tua atau produk yang sudah ada terlebih dahulu.

Konsep dasar

Sebuah system komunikasi adalah salah satu konsep. Konsep tersebut menyediakan sarana informasi, kode dalam bentuk signal, dan bisa ditukarkan (pesan yang ditukarkan). Jika kita memutuskan untuk menelepon teman, system komunikasi tersebut telah mencakup di dalamnya ada penerima telepon, saluran telepon, serta komponen-komponen lainnya.

Informasi

Informasi dapat didefinisikan sebagai kumpulan simbol-simbol yang jika digabungkan akan menjadikan sebuah pesan. Informasi dapat disiarkan melalui saluran telepon, satelit, atau saluran komunikasi. Informasi melampaui definisi yang digunakan dalam industry komunikasi umum. Informasi tidak hanya program televisi, percakapan telepon, dan film yang tersimpan pada disk digital serbaguna (DVD). Informasi juga dapat mengambil bentuk gambar dimanipulasi oleh computer. Selain itu, informasi juga dapat mengambil bentuk buku-buku perpustakaan yang disimpan pada disk optic yang dapat diakses dirumah dengan computer. Jadi, informasi dapat disamakan dengan kuasa. Jika anda tahu bagaimana penggunaan computer, anda akan mendapatkan informasi yang lebih besar.

Masyarakat informasi

Beberapa perkembangan teknologi, informasi bisa disamakan dengan kekuasaan. Telah dikontribusikan pada penciptaan masyarakat informasi. Masyarakat informasi adalah penyetir informasi, baik itu berita internasional terbaru yang diperlukan untuk mengikuti perkembangan pasar dunia atau penciptaan database yang dapat diakses oleh computer. Masyarakat informasi juga menciptakan kategori pekerjaan baru, seperti web desaigner yang menggunakan computer untuk membuat situs internet dan spesialis teknis berfungsi untuk mengambil informasi dari database computer. Untuk kalangan pebisnis, menggunakan dan mengolah informasi merupakan elemen yang tidak terpisahkan dari layanan yang mereka tawarkan.

Implikasi dari revolusi komunikasi

Informasi baru dan teknologi komunikasi juga sangat mempengaruhi struktur social kita dan adanya saling ketergantungan berkembang diantara teknologi, informasi, dan masyarakat. Revolusi komunikasi juga telah melahirkan kelas social. Di masa lalu, perbedaan antara kelompok-kelompok social biasanya dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi, politik, dan pendidikan. Perbedaan antara kelompok social ini akan terlihat lebih jelas terutama jika anda tidak memiliki informasi dan kemampuan/keterampilan dalam memanajemen computer. Nmun revolusi komunikasi memang banyak memiliki implikasi yang positif. Salah satunya yaitu system computer dapat membantu individu untuk berkomunikasi lebih baik dengan dunia disekitar mereka. Revolusi komunikasi memiliki implikasi ekonomi dan dapat mempengaruhi seluruh sector industry.

Pendekatan system : Getaran elektromagnetik dan biometric

Kerentanan masyarakat kita terhadap peristiwa dunia menyoroti pentingnya pendekatan system. Hal ini juga menunjukkan saling ketergantungan antara teknologi dan masyarakat informasi kita. Singkatnya, informasi dan infrastruktur komunikasi bisa lumpuh dan dibungkam oleh sikap tinggi ledakan nuklir. Kelumpuhan ini akan disebabkan oleh getaran elektromagnetik yang kuat dari sebuah ledakan nuklir. Para ilmuwan telah mengamati fenomena ini. Mereka menggunakan simulasi untuk mengukur kerentanan komponen elektronik, peralatan, dan system yang dapat dipengaruhi oleh seperti denyut nadi, dengan tujuan untuk mengembangkan mekanisme perlindungan.

Sistem biometric

Pentingnya mengadopsi pendekatan system juga digambarkan oleh biometric. Biometric dapat didefinisikan sebagai identifikasi otomatis individu berdasarkan cirri fisik fisiologisnya. Salah satu tujuan dari system biometric adalah untuk memverifikasi identitas seseorang tanpa menggunakan password. Dalam aplikasi lain, lembaga penegak hukum telah menggunakan teknologi biometric dalam upaya mengidentifikasi penjahat di jalan-jalan kota, di bandara, dan tempat lainnya. Kita sebenarnya sering melihat system biometric digunakan selama bertahun-tahun dalam film. Seorang karakter film menempatkan tangannya di sebuah sensor di samping pintu terkunci. Kemudian sensor memindai tangan untuk karakteristik tertentu dan membuka pintu pada saat identifikasi.

Implikasi teknologi

System elektronik biometric menggunakan berbagai teknologi dan alat. Sebagai contoh, system pengenalan wajah melibatkan penggunaan proses komputerisasi dengan otomatis untuk mengukur sudut dan jarak antara titik geometris pada wajah – sudut mata, lubang hidung, ujung mulut untuk mengidentifikasi individu.

Implikasi legal

Perkembangan teknologi menghasilkan implikasi hukum. Seperti masalah privasi. Sementara system biometric dapat membantu mengidentifikasi penjahat. Apakah biaya berhubungan dengan privasi? apakah perkembangan teknologi memiliki peran penegakan hukum yang sah jika digunakan dengan tepat? System seperti ini menimbulkan implikasi penting dalam perubahan.

Implikasi etika dan politik

Teknologi biometric memunculkan etika dan pertanyaan politik. Karena system biometric dapat digunakan untuk tujuan identifikasi, data yang mereka hasilkan dapat melacak gerakan individu dari satu tempat ke tempat lain dan dari waktu ke waktu.

Jadi, teknologi biometric memiliki berbagai aplikasi dan implikasi. Seperti getaran elektromagnetik, kita harus mengeksplorasi topic dari perspektif system yang luas untuk memahami aplikasi dan akibatnya jika masyarakat hanya memeriksa satu segi lapangan, seperti perkembangan teknologi, kita berarti mengabaikan isu-isu lainnya.

Sumber :

Michael, M. A dan Barbara L. Morgenstern. (2004). The New Communication Technology : Applications, policy, and impact. 5th edition. Oxford: Focal press.